50 Mistakes

But there are tons of other job interview no-no's you may not have thought of. Or that you've forgotten. The job hunting trail is long and arduous, and a little refresher course can't hurt. So for your edification and enjoyment, here are 50 (yes, 50!) of the worst and most common job interview mistakes:

[See how to answer 10 tricky interview questions.]

1. Arriving late.

2. Arriving too early.

3. Lighting up a cigarette, or smelling like a cigarette.

4. Bad-mouthing your last boss.

5. Lying about your skills/experience/knowledge.

6. Wearing the wrong (for this workplace!) clothes.

7. Forgetting the name of the person you're interviewing with.

8. Wearing a ton of perfume or aftershave.

9. Wearing sunglasses.

10. Wearing a Bluetooth earpiece.

11. Failing to research the employer in advance.

12. Failing to demonstrate enthusiasm.

13. Inquiring about benefits too soon.

14. Talking about salary requirements too soon.

15. Being unable to explain how your strengths and abilities apply to the job in question.

16. Failing to make a strong case for why you are the best person for this job.

17. Forgetting to bring a copy of your resume and/or portfolio.

18. Failing to remember what you wrote on your own resume.

19. Asking too many questions.

20. Asking no questions at all.

21. Being unprepared to answer the standard questions.

22. Failing to listen carefully to what the interviewer is saying.

23. Talking more than half the time.

24. Interrupting your interviewer.

25. Neglecting to match the communication style of your interviewer.

26. Yawning.

27. Slouching.

28. Bringing along a friend, or your mother.

29. Chewing gum, tobacco, your pen, your hair.

30. Laughing, giggling, whistling, humming, lip-smacking.

31. Saying "you know," "like," "I guess," and "um."

32. Name-dropping or bragging or sounding like a know-it-all.

33. Asking to use the bathroom.

34. Being falsely or exaggeratedly modest.

35. Shaking hands too weakly, or too firmly.

36. Failing to make eye contact (or making continuous eye contact).

37. Taking a seat before your interviewer does.

38. Becoming angry or defensive.

39. Complaining that you were kept waiting.

40. Complaining about anything!

41. Speaking rudely to the receptionist.

42. Letting your nervousness show.

43. Overexplaining why you lost your last job.

44. Being too familiar and jokey.

45. Sounding desperate.

46. Checking the time.

47. Oversharing.

48. Sounding rehearsed.

49. Leaving your cell phone on.

50. Failing to ask for the job.

Grow


As a time is moving, We are growing.

To become a better person.

Congratulations

As we know, today the SPM's result is out. Student will get know the result of their effort. The result of their study.

Some might get the good new and some might not. But whatever is it, the result is not the end of life. But the beginning of life. So dont give up. Keep on working to reach the top of mountain of success.

The journey still long, it is starting now. Ur choose your path. Your decide how this journey will be end.

What ever congratulation to the all student who's get their result today.



PSP: To my sister, congratulation. You are the best. I wish you all the best.

How To Make Money

Anyone who is taking part in Google AdSense program is asking this question - how much lovely bucks will it give to me?

Surely don't expect that Google will tell you how much money was paid by AdWords advertisers for each click that was made on your site. Why? Because Google decided that this way it will be better. We can love it, we can hate it - but this is how Google decided to do that

Those who do not like - can simply not put AdSense codes on their pages and hit the big Google into the very heart No really, if about 30% of the sites in the net take AdSense ads away, this will be a serious jab to Google, but as they keep using the lovely ads - this is the best proof that everybody is happy.

When you are going to estimate your future profits with Google AdSense program you need to take 2 factors into account:

- your traffic volume
- your traffic source

Volume is the amount of people who come to your site or blog, come on a regular basis.

Source is from where these people come. It is proven by real case experience that people who come from search engines are very good clickers on the AdSense ads.

Then it all comes down to how you position the ads on your pages and what click through rate (CTR) you will have. 5% CTR is considered to be very good. Over 10% CTR - something you can boast about.

And the last thing to consider - your niche. Surely advertiser in investments, loans, mortgages, health insurances, real estate are paying more per click than cheaper niches. But you can compensate it with getting plugged into less competitive niche.

Now, let's do the calculations.

You have 1,000 unique visitors per day to your blog about mortgage (tough niche, by the way). Out of them you know by your traffic stats that 500 come from search engines. You also know that for the traffic which comes from search engines you have 5% CTR. And you know that averagely and advertiser in this niche is paying $1.00

Then it means your average profits for the part of traffic which comes from search engines should be:

500 people X $1.00 X 0.05 = $25.00 (daily)

Surely these are averages, life is more flexible and unexpected. But now you can think in terms of some figures.


credit to http://earnmoneyonlinepage.blogspot.com/

Memerlukan

Civil Engineer diperlukan:
-ade Degree in Civil Engineer
-Fresh Graduate atau berpengalaman. Yang penting nak keje.
-Kerja Opis. Bukan kerja site.
-Keje kat Kuala Lumpur..


Kerja kena buat
-Design structure lebih pada bangunan hospital, klinik, kolej jururawat atau sewaktu dengan nya
-Buat report skit-skit cam biasa.
-Wat surat untuk boss sign.
-Sediakan claim.
-Lain-lain lagi.




PSP: Kalo ade sedara, kekawan, atau jiran nak keje leh gak kasi tau. Emel je ke emel aku zaidi5483[at]gmail[dot]com.....Nanti aku rekomen kat boss bukan aku yang teview.

Martabat Nafsu

D engan Nama Allah Yang Maha Pemurah Lagi Maha Pengasih.

Firman Allah:
"Sesungguhnya Kami telah menjadikan manusia dengan bentuk yang sebaik-baiknya"

Hadis Qudsi,firmanNya:
"Sesungguhnya manusia itu rahsiaKu dan Akulah yang menjadi rahsianya.Dan rahsia itu sifatKu dan sifatKu tiada lain, Aku lah jua"

Mengenai soal makrifat pula Allah berfirman dalam hadis Qudsi:
"Akulah perbendaharaan yang tersembunyi.Aku ingin supaya dikenali(dimakrifati), maka Aku jadikan alam ini,maka mereka makrifat kepadaKu"

FirmanNya lagi:
"Sesungguhnya Allah memerintahkan kamu (manusia) memulangkan amanah kepada yang berhak (Allah)"

Jadi taraf kemuliaan sesorang hamba Allah itu adalah bergantung sejauh mana taraf makrifatnya kepada Allah. Sekiranya kita berjaya mencapai tahap sebenar-benar makrifat jadilah kita sebaik-baik makhluk sebagaimana firmanNya:
"Sesungguhnya yang beriman dan beramal soleh, mereka itu adalah sebaik baik makhluk"

Tapi sebaliknya sekiranya kita gagal untuk mengembalikan amanah untuk makrifat maka jadilah kita sebagai mana yang di firmankan olehNya:
"Kemudian Kami kembalikan dia di tempat yang serendah-rendahnya"

Dan firmanNya lagi:
"Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk"

Baik buruknya manusia adalah bergantung kepada tahap-tahap kesucian batinnya atau nafsunya.

Nafsu mempunyai dua pengertian:

1.Suatu pengertian yang meliputi segala tabiat-tabiat: spt. marah, nafsu berahi dan syahwat serta semua yang keji seperti hasad dengki, riak, dendam, sum'ah dan sebagainya. Nafsu ini ada juga pada binatang. Tapi tiada sama sekali pada malaikat. Sabda Rasulullah s.a.w: "Sejahat-jahat musuh engkau ialah nafsu engkau yang terletak di antara dua lambung engkau"

2.Makna yang kedua adalah berkaitan kejadian "latifah rabbaniyyah' iaitu sesuatu yang batin yang tidak dapat dilihat dengan mata kasar sebaliknya ia adalah melibatkan soal-soal kerohanian.



Jenis-jenis nafsu yang saya huraikan adalah:

1. Amarah
2. Lawammah
3. Mulhammah
4. Mutmainah
5. Radhiah
6. Mardhiah
7. Kamaliah

~~~~~ o O o ~~~~~


1. AMARAH

A marah adalah martabat nafsu yang paling rendah dan kotor di sisi Allah. Segala yang lahir darinya adalah tindakan kejahatan yang penuh dengan perlakuan mazmumah (kejahatan/keburukan). Pada tahap ini hati nurani tidak akan mampu untuk memancarkan sinarnya kerana hijab-hijab dosa yang melekat tebal, lapisan lampu makrifat benar-benar terkunci. Dan tidak ada usaha untuk mencari jalan menyucikannya. Kerana itulah hatinya terus kotor dan diselaputi oleh pelbagai penyakit.

Firman Allah:

· "Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya"

· "Sesungguhnya nafsu amarah itu sentiasa menyuruh manusia berbuat keji(mungkar)"

· "Bahkan manusia itu hendak berbuat maksiat terus menerus)"


Dalam kehidupan seharian segala hukum hakam, halal-haram, perintah dan larangan tidak pernah di ambil peduli. Malah buat kejahatan itu sudah sebati. Tidak ada penyesalan, malah kadang-kadang bangga buat jahat. Contohnya dia berbangga dapat merosakkan anak dara orang, bangga dengan kehidupan songsang, minum, berjudi, pergaulan bebas malah jadi barat lebih dari orang barat. Bagi mereka pada peringkat nafsu ini, konsep hidupnya adalah sekali, jadi masa mudalah untuk seronok sepuas-puasnya tanpa mengenal batas-batas. Baik jahat adalah sama sahaja di sisinya tanpa ada perasaan untuk menyesal. Malah kadang-kadang bila boleh buat jahat seolah-olah terdapat perasaan lega dan puas. Itulah sebabnya kadang-kadang ada yang dapat nak mengawalnya dari melakukan sesuatu yang jahat. Dah jadi hobi. Hatinya telah dikunci oleh Allah sebagaimana firmanNya:
"Tidaklah engkau perhatikan orang-orang yang mengambil hawa nafsunya (amarah) menjadi Tuhan dan dia disesatkan oleh Allah kerana Allah mengetahui (kejahatan hatinya) lalu Allah mengunci mati pendengarannya (telinga batin) dan hatinya dan penglihatannya (mata hatinya) diletak penutup."

Manusia pada peringakat nafsu amarah ini bergembira bila menerima nikmat tetapi berdukacita dan mengeluh bila tertimpa kesusahan.
Firman Allah:
"Dan apabila Kami rasakan sesuatu rahmat kepada manusia,nescaya mereka gembira dengan rahmat itu.Dan apabila mereka ditimpa suatu musibah akibat kesalahan tangan mereka sendiri, lantas mereka berputus asa."

Jelasnya pada peringkat ini segala tindak tanduknya adalah menuju dan mengikut apa kehendak syaitan yang mana telah dikuasai sepenuhnya olehnya(Syaitan). Rupa sahaja manusia, tapi hati dikuasai syaitan.

Pada peringkat ini, manusia itu tak makan nasihat. Tegurlah macam manapun. Dia tetap tak akan berubah kecuali diberi hidayah olehNya.

Mereka tidak pernah takut pada Allah dan hari pembalasan. Malah meremehkan lagi ada. Mengejek dan mencemuh. Mereka tidak pernah peduli dengan ancaman Allah seperti:
"Akan dicampakkan ke dalam neraka jahanam dari golongan jin dan manusia yang mempunyai hati tidak memrhati,mempunyai mata tidak melihat,mempunyai telinga tidak mendengar.Mereka itu adalah binatang malah lebih hina dari binatang kerana mereak termasuk di dalam golongan yang lalai".

Mereka suka mencela orang lain, memperbodohkan kelemahan orang lain dan melihat dirinya sendiri serba sempurna. Mereka tidak pernah menyandarkan hasil usahanya kepada Allah. Mereka fikir apa sahaja kejayaan mereka adalah hasil titik peluh diri sendiri.

Jiwa mereka pada tahap ini adalah kosong dan hubungan dirinya dengan Allah boleh dikatakan tidak wujud.

Dalam konteks penerimaan ilmu, orang yang bernafsu amarah hanya berupaya menerima ilmu diperingkat ilmu Qalam. Terutamanya yang mementingkan soal-soal lahiriah dunia sahaja. Tak ada minat kepada pelajaran agama dan hari akhirat. Pada peringkat tidak ada peluang sama sekali untuk menerima ghaib dan ilmu syahadah selagi hatinya kotor dan tidak disucikan dengan pembersihan zikrillah yang mempunyai wasilah bai'ah dengan Rasulullah s.a.w. Untuk membebaskan diri dari cengkaman nafsu ini hendaklah menemukan jalan wasilah ilmu Rasulullah s.a.w dengan menerima tunjuk ajar dari ahli zakir iaitu guru mursyid yang dapat memberikan petua-petua penyucian diri dan penyucian jiwa yang mempunyai mata rantai dengan Rasulullah s.a.w.

Sabda Rasulullah s.a.w:
"Tiap sesuatu ada alat penyucinya dan yang menyuci hati ialah zikir kepada Allah "

Pada tahap amarah ini kalau berzikirpun hanya dibibir sahaja tanpa meresap ke dalam jiwa. Amarah tidak mengenal sesiapa, malah ahli kitab sekalipun walaupun ada kelulusan Azhar, walupun berserban dan berjubah. Amarah tidak pernah takut dengan itu semua malah lagi senang ia menyerang. Yang ia takut hanyalah zikrillah.

Sabda Rasulullah s.a.w:
"Sesungguhnya syaitan itu telah menaruh belalainya pada hati manusia, maka apabila manusia itu berzikir kepada Allah , maka mundurlah syaitan dan apabila ia lupa, maka syaitan itu menelan hatinya"

_____________________



~~~~~ o O o ~~~~~


2. NAFSU LAWWAMAH

N afsu lawwamah ialah nafsu yang selalu mengkritik diri sendiri bila berlaku suatu kejahatan dosa atas dirinya. Ianya lebih baik sedikit dari nafsu amarah. Kerana ia tidak puas atas dirinya yang melakukan kejahatan lalu mencela dan mencerca dirinya sendiri. Bila buat silap dia lebih cepat sedar dan terus kritik dirinya sendiri. Perasaan ini sebenarnya timbul dari sudut hatinya sendiri bila buat dosa, secara automatik terbitlah semacam bisikan dilubuk hatinya. Inilah yang di katakan lawwamah. Bisikan hati seseorang akan melarang dirinya melakukan sesuatu yang keji timbul secara spontan bila terqosad sahaja dihatinya. Cepat rasa bersalah pada Allah Rasulullah atas keterlanjurannya. Ianya ibarat taufik dan hidayah Allah untuk memimpinnya kembali dari kesesatan dan kesalahan kepada kebenaran dan jalan yang lurus. Rasulullah s.a.w bersabda:

· "Apabila Allah menghendaki kebaikan kepada seseorang, maka Allah akan menjadikan untuknya penasihat dari hatinya sendiri"

· "Barangsiapa yang hatinya menjadi penasihat baginya, maka Allah akan menjadi pelinding ke atasnya."

Tapi bila seseorang itu meningkat ke martabat nafsu lawwamah tapi tidak mematuhi isyarat lawwamah yang memancar di hatinya, maka lama-kelamaan isyarat ini akan padam dan malap. Hingga jatuhlah kembali pada tahap nafsu amarah kembali. Sebab itu kadang-kadang kita tengok sekejap orang tu baik, sekejap berubah jahat kembali. Kemudian berubah balik. Inilah bolakan hati yang di sebabkan oleh keadaan nafsunya yang berubah-ubah.

Firman Allah:

· "Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti (suruhan jahat) mereka setelah datang ilmu (isyarat lawwa-mah) kepadamu, sesungguhnya kamu termasuk dalam golongan orang-orang yang zalim"

· "Sesungguhnya petunjuk Allah ialah petunjuk yang sebenarnya.Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemahuan (jahat dan keji) mereka , setelah ilmu diperolehi (datang kepadamu) maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu".

Pada tahap lawwamah ini masih lagi bergelumang dengan sifat-sifat mazmumah tapi jumlahnya mulai berkurang sedikit. Keinsafan memancar. Sekiranya dia terus mematuhi isyarat lawwamah yang ada, sedikit demi sedikit sifat-sifat keji dapat dihapuskan. Pada peringkat ini dia banyak meneliti diri sendiri dan merenung segala kesilapan yang lampau. Bila perasaan menyesal datang, orang-orang pada peringkat sangat mudah mengeluarkan air mata penyesalan. Kerap menangis dalam solat, atau bila sendirian, sewaktu berzikir, bersolawat. Air matanya bukanlah disengajakan tetapi berlaku secara spontan. Inilah dikatakan sebagai tangisan diri. Pada peringkat ini mula banyak mengkaji dan meneliti alam dan kejadian. Malah sentiasa membandingkan sesuatu dengan dirinya. Mereka juga menjadi gila untuk beribadat dan cenderung kepada perbincangan berkaitan soal mengenal diri dan mula jemu dengan persoalan yang tidak berkaitan dengan agama. Perubahan ini boleh jadi mendadak sekiranya kita terjun ke alam tasauf.

Rasulullah s.a.w bersabda:

· "Bahawasanya orang-orang mukmin itu perhatiannya pada solat, puasa dan ibadat dan orang munafik itu perhatiannya lebih kepada makanan dan minuman seperti halnya binatang"

· "Sedikit taufik adalah lebih baik dari banyak berfikir dan berfikir perkara duniawi itu mendaruratkan dan sebaliknya berfikir perkara agama pasti mendatangkan kegembiraan"

Pada tahap ini sudah mementingkan akhirat dari dunia.

Namun begitu walau nak dibandingkan dengan amarah ia lebih tinggi sedikit, namun sekali-sekala ia tidak terlepas juga dari jatuh kedalam jurang dosa dan kejahatan.Imannya masih belum kuat.Namun ia cepat sedar dan cepat beristigfar minta ampun kepada Allah.

Firman Allah:
"Aku bersumpah dengan nafsu lawwamah"

Sebagai contoh kalau tertinggal sembahyang terdapat perasaan kecut hati dan cepat menyesal sehingga terus pergi kadha.

Antara sifat nafsu lawwamah adalah:
1. Mencela diri sendiri
2. Bertafakur dan berfikir
3. Membuat kebajikan kerana ria
4. Kagum pada diri sendiri yakni 'ujub
5. Membuat sesuatu dengan sum'ah -agar dipuji
6. Takjub pada diri sendiri

Sesiapa yang merasa berdegup di hati sifat seperti di atas masih lagi berada pada tahap nafsu lawwamah. Ianya adalah terdapat pada kebanyakan orang awam .

Harus kuat berzikir lagi untuk menembus dan menyucikan sisa-sisa karat hati. Zikir pada peringakat nafsu ini masih lagi dibibir tetapi kadang-kadang sudah mulai meresap masuk ke lubuk hati tapi dalam keadaan yang tidak istiqamah. Pada peringkat ini memang sudah timbul gila beribadat sehingga kadang-kadang merasa dirinya ringan dan melayang, kadang-kadang macam hilang dirinya. Rasa semacam semut berderau diseluruh tubuhnya terutama pada bahagian tulang belakang dan tangannya. Keadaan beginilah menimbulkan keasyikan yang menyeronokkan dengan amalan zikir dan ibadat lain.

Pada pringkat ini sudah boleh menerima sedikit ilham hasil dari zauk dan kadang-kadang mengalami mimpi yang perlu ditafsir kembali oleh guru. Bila berterusan dengan petua dan amalan yang diberi oleh guru InsyaAllah nafsunya lawwa-mah ini akan meningkat kepada tahap seterusnya.
________________________________________________

3. MULHAMAH

N afsu ini lebih baik dari amarah dan lawwa-mah.Nafsu mulhamah ini ialah nafsu yang sudah menerima latihan beberapa proses kesucian dari sifat-sifat hati yang tercemar melalui latihan sufi/ tariqat/ amalan guru lainnya yang mempunyai sanad dari Rasulullah s.a.w.Kesucian hatinya telah menyebabkan segala lintasan kotor atau khuatir-khuatir syaitan telah dapat dibuang dan diganti dengan ilham dari malaikat atau Allah.

Firman Allah:
"Demi nafsu (manusia) dan yang menjadikannya (Allah) lalu diilhamkan Allah kepadanya mana yang buruk dan mana yang baik, sesungguhnya dapat kemenanganlah orang yang menyucinya (nafsu) dan rugilah (celakalah) orang yang mengotorkannya(nafsu)

Makam nafsu ini juga dikenali dengan nafsu samiah. Pada pringkat ini amalan baiknya sudah mengatasi amalan kejahatannya. Sifat mazmumah telah diganti dengan mahmudah. Sikap beibadat telah tebal dan amalan guru terus diamalkan dengan lebih tekun lagi.
Pada penyesalan pada peringakat lawwamah tadi terus bersebati di dalam jiwa. Isyarat lawwamah sentiasa subur. Sesungguhnya taubat orang peringkat mulhamah ini adalah "taubatan nasuha" . Bukan shaj di mulut tetapi hakiki.

Dalam kehidupan sudah terbina satu skap yang baik,tabah menghadapi dugaan, bila terlintas sesuatu yang ke arah maksiat cuba-cuba memohon kepada perlindungan dari Allah.

Firman Allah:
"Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syaitan, maka berlindunglah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa , bila mereka ditimpa was-was dari syaitan, mereka ingat kepada Allah, maka ketiak itu juga mereka melihat kesalahan-kesalahan."

Sabda Rasulullah S.a.w:
"Barangsiapa yang merasa gembira dengan kebaikannya dan merasa susah (gelisah) dengan kejahatan yang dilakukan, maka itu orang-orang mukmin"

Zikir pada tahap ini telah menyerap kedalam lubuk hatinya bukan sekadar berlewa-lewa dibir sahaja lagi. Malah sudah menerima hakikat nikmat zikir dan zauk. Bila disebur nama Allah rindunya sangat besar, berderau darahnya dan gementar tubuhnya tanpa disengajakan.

Firman Allah:
"Sesungguhnya orang-orang mukmin itu, bagi mereka apabila sahaja disebut nama Allah, nescaya gementarlah seluruh hati mereka"

Perasaan ini terus menjalar sehingga bertemu kekasihnya.

Antara sifat-sifat yang bernafsu mulhamah:
1. Sifat-sifat ketenangan,lapang dada dan tidak putus asa.
2. Tak sayangkan harta
3. Qanaah.
4. Berilmu laduni
5. Merendah diri/ tawwadu'
6. Taubat hakiki
7. Sabar hakiki
8. Tahan ujian dan menanggung kesusahan

Mereka pada tahap ini mulai masuk ke sempadan maqam wali yakni kerapkali mulai mencapai fana yang menghasilkan rasa makrifat dan hakikat (syuhud) tetapi belum teguh dan kemungkinan untuk kembali kepada sifat yang tidak baik masih ada. Kebanyakan orang cepat terhijab pada masa ini kerana terlalu asyik dengan anugerah Allah padahal itu hanyalah ujian semata-mata.

Dalam konteks ilmu pula mereka bukan sahaja menguasai ilmu qalam malah sudah dapat menguasai ilmu ghaib menerusi tiga cara laduni iaitu nur, cara tajalli dan cara laduni di peringakat sir. Yang dimaksudkan dengan laduni peringkat sir ialah menerusi telinga batin yang terletak ditengah-tengah kepala yang biasanya dipanggil bahagian tanaffas. Suara yang diterima amat jelas sekali. Tak ubah seperti mendengar suara telefon. Pada masa yang sama pendengaran zahir tetap tidak terganggu walaupun masa menerima laduni sir itu ada kawan berbual. Biasanya suara ghaib itu adalah waliyulah atau ambia yang merupaka guru-guru ghaib yang bertugas mengajar ilmu ghaib pada mereka yang diperingkat mulhamah. Tapi perlu ingat guru murysid zahir kita tetap guru. Malah Guru mursyid kita sebenarnya telah berkomunikasi terlebih dahulu dengan guru-guru ghaib ini. Sebab tu kalau tak ada murysid kita akan terpedaya dengan syaitan dan jin yang menyamar. Pembukaan telinga batin ini pada awalnya berlaku seakan suatu bisikan suara yang dapat dibahagian dalam anak telinga, dimana pada permulaannya merasa berdesing. Kemudian barulah dapat dengar jelas.

Zikir tetap meningkat. Pada peringkat inilah Allah berfirman:
"Orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan berzikir kepada Allah.Ingatlah hanya dengan berzikir kepada Allah sahajalah hati menjadi tenteram".

___________________________________________________


4. NAFSU MUTMAINAH

I nilah peringkat/ martabat nafsu yang pertama yang benar-benar direhai Allah seperti yang saudara kita nyatakan di atas. Yang layak masuk syurga Allah. Maknanya siapa sampai pada maqam ini bererti syurga tetap terjamin, InsyaAllah. Hakikat inilah yang difirmankan Allah:
"Wahai orang yang berjiwa / bernafsu mutmainnah,pulanglah kepangkuan Tuhanmu dalam keadaan redhai meredhai olehNya dan masuklah ke dalam golongan HAMBAKU dan masuklah ke dalam syurgaKU".

Pada peringkat ini jiwa mutmainnah merasakan ketenagan hidup yang hakiki yang bukan dibuat-buat. Tidak ada lagi perasaan gelisah. Semuanya lahir dari tauhidnya yang tinggi dan mendalam. Tauhid yang sejati dan hakiki. Tidak ada lagi perbezaan senang dengan susah baginya sama sahaja. Pada maqam inilah permulaan mendapat darjat wali kecil.

Antara sifat-sifat maqam ini adalah:
1. Taqwa yang benar.
2. Arif
3. Syukur yang benar
4. Tawakkal yang hakiki
5. Kuat beribadat
6. Redha dengan ketentuan Allah
7. Murah hati dan seronok bersedekah.
8. Dan lain-lain sifat mulia yang tidak dibuat-buat.

Pada maqam ini biasanya(walaupun tidak semestinya), akan adanya keramat-keramat yang luar biasa serta mendapat ilmu dengan tak payah belajar sebab sudah dapat mengesan rahsia-rahsia dari LohMahfuz. Adanya sifat lidah masin. Apa yang keluar dari mulut bukan sembarangan lagi bahkan menerusi yang dipanggil sebagai 'inkisaf'. Mereka sudah menguasai ilmu peringkat nur, tajalli, sir dan juga sirussir, iaitu lebih tinggi dari maqam mulhamah. Yang dikatakan menerusi sirussir ialah cara penerimaan dengan telinga dan mata batin. Kalau mulhammah tadi baru terbuka dengan telinga batin tanpa mata batin. Dengan mata batin inilah dia berupaya melihat sesuatu yang ghaib yang tak mampu dilihat oleh mata biasa kita. Malah dapat melihat sesuatu yang akan berlaku pada masa akan datang. Betul-betul macam melihat TV. Malah siap boleh rewind lagi. Kalau guru kita nak lihat sejarah hidup kita yang lalu biasanya dia akan memrhati rakaman hidup kita dan mengesan dimana kesilapan kita dan memberi petua untuk membetulkannya. Kalau mencuri disuruhnya kita memulangkan kembali serta minta halal dan maaf, dan sebagainya lagi. Namun begitu dia tetap akan menjaga aib muridnya kepada orang lain. Perlu dingat pada peringkat ini dia tidak terganggu penglihatan dan pendengaran zahirnya pada masa sama melihat dan mendengar yang batin walaupun duduk di kedai kopi bersama-sama orang lain. Melalui penerimaan sirussir ini dia berupaya melihat alam barzakh, menjelajahi alam alam malakut. Keyakinan mereka sudah pada tahap ainul yakin dan haqqul yakin.
Fana juga boleh berlaku yang dikenali sebagai "fana qalbi" iaitu merupakan penafian diri ataupun menafikan maujud dirinya dan diisbatkan kepada wujudnya Allah semata-mata.Inilah peringkat yang kita bincangkan dulu mengenai LAA MAUJUD ILLALLAH. Keadaan inilah yang digambarkan Allah:
"Semua yang ada adalah fana (tiada wujud hakikinya).Dan yang kekal(baqa) itu adalah wajah Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan"

Namun fana qalbi ini tidaklah kekal.
________________________________________

5. NAFSU RADHIAH

M aqam ini dinamakan radhiah kerana perasaan keredhaan pada segala ketentuan dan hukuman Allah. Pada maqam ini sudah tidak ada rasa takut dengan pada bala Allah dan tak tahu gembira dengan nikmatNya. Sama sahaja. Apa yang penting Allah redha padaNya. Itu kalau sakitpun dah tak perlu kepada ubat, sebab bagi dia sakit itulah nikmat kerana dia merasa makin dekat dengan tuhannya. Wang ringgit sudah sama dengan daun kayu. Emas sama dengan tanah. Dunia sudah dipandang kecil , malah sudah tidak dipandang lagi sebaliknya dunia yang datang kepadanya.

Firman Allah:
"Sesungguhnya wali-wali Allah itu tak rasa ketakutan dan tak pernah rasa kerungsingan di atas mereka".

Ini kerana nur syhuhud sudah sebati dalam jiwa mereka. Alam sekeliling seperti cermin yang boleh mereka melihat Allah setiap ketika. Ini adalah maqam musyahadah tahap ihsan seperti hadis Rasulullah s.a.w:
"Hendaklah kamu menyembah Allah sebagaimana kamu melihatNya..."

INi adalah maqam wali dalam martabat khawas.

Pada masa inilah apa yang diisyaratkan oleh rasulullah s.a.w:
"Takutilah akan firasat orang mukmin, bahawasanya orang-orang mukmin itu melihat dengan Nur Allah".
Pada tahap radhiah ini ,ia melihat melalui basyirahnya, merenung dengan kasyafnya , bertindak melalui perintah ilmu laduninya.Mulutnya dan doanya sangat mustajab.'Barang dipinta barang jadi"

Orang dimaqam ini kadang-kadang perbuatannya menyalahi syariat.Percakapan kadang-kadang menyinggung orang biasa yang tak faham tapi dikeluarkan tanpa sengaja.Masih lagi mengalami fana qalbi.tapi tidak menentu.Hidupnya ibarat dilambung gelora cinta seolah terapung bersama-sama Allah.Hanya memandang dan menyaksikan sesuatu bahawa tiada suatu yang wujud di dunia ini melainkan wajah Allah semata-mata:

Firman Allah:
"Di mana saja kamu menghadap, maka disitulah wajah Allah

Itu yang terjadi pada Al Junaid: Tiada apa dalam jubahku, melainkan Allah.

Mereka sudah memandang yang banyak kepada satu.Keadaan inilah boleh menimbulkan fitnah, malah kadang-kadang orang akan anggap gila. Inilah maqam Ana'al Haq-Mansur Al-Hallaj.

Zikir pada peringkat ini adalah secara 'khafi' yang telah meliputi seluruh anggota zahir dan batinnya. Pada peringkat inilah kulit berzikir, daging berzikir, tulang berzikir, malah semuanya berzikir. Tu yang jadi darah Al-Hallaj membentuk tulisan Allah lalu keluar zikir, malah kematian wali-wali seperti Tok Ku Paloh, masih lagi terdengar zikir di dadannya. Kadang-kadang mereka dijemput menjelajah alam ghaib kubra yang diluar akal manusia. Malah mereka di ajar ilmu tinggi yang lebih canggih dari manusia biasa yang boleh dicapai oleh zaman moden ini. Mereka boleh buat perhubungan secara langsung dengan para rasul, nabi, ambia dan waliyullah yang lain. Mereka menuntut ilmu dengan aulia macam berbincang dengan kawan melalui handphone, malah boleh berinteraksi beramai-ramai walaupun masing-masing berada di berbeza tempat.

Sifat-sifatnya:
1. Ikhlas
2. Warak
3. Zahid
4. Dan lain-lain lagi yang baik yang ada pada maqam sebelum ini.
_______________________________________________________

6. NAFSU MARDIAH

P ada peringkat ini segala yang keluar darinya semuanya telah diredhai Allah. Perilakunya, kata-katanya, diamnya semuanya dengan keredaan dan keizinan Allah belaka. Akan keluar keramat yang luar biasa. Mereka sudah menanam ingatan pada Allah diteras lubuk hati mereka menerusi cara "khafi-filkhafi", maknanya secara penyaksiaan 'basitiah' iaitu penyaksian sifat ma'ani Allah yang nyata dan dizahirkan oleh diriNya sendiri. Af'al diri mereka sudah dinafi dan diisbahkan secara langsung kepada af'al Allah semata-mata.Jiwa mereka betul-betul sebati, ingatan mereka terhadap Allah tidak sesaatpun berpisah darinya. Penyaksiaan terhadap hak sifat Allah jelas baginya sehingga hilang dirinya nya sendiri. Inilah dinyatakan sebagai Abu Yazib Bistami: "Subha Inni.."

"Pandanglah yang satu pada yang banyak"

Peringkat ini sudah tenggelam dalam fana baqabillah. Pada peringkat inilah suka mengasingkan diri,tidak suka bergaul lagi dengan makhluk.

Namun begitu ia mmepunyai kesedaran dua alam sekaligus. Zahir dan batin. Dan ia akam kemabli normal seperti biasa. Kalau peringkat sebelum ini mungkin sampai tak terurus.

Konsep perjalanannya lebih kurang dengan radhiah.mereka berpegang kepada konsep:
Firman Allah:
"Apa yang di sisi kamu itu pasti lenyap dan apa yang ada di sisi Allah tetap kekal".

Perkataan syatahah sudah hilang.Mereka suka hidup nafsu nafsi.
Sabda Rasulullah s.a.w:
"Apabila kamu sekalian melihat seseorang mukmin itu pendiam dan tenang , maka dekatilah ia.Sesungguhnya dia akan mengajar kamu hikmah"

Menyentuh tentang zikirnya, zikirnya adalah zikir rahsia, tidak lagi ada lafaz dengan lidah mahupun

Tomorrow

Tomorrow....Is there tomorrow for us?
Are we will get the chance to see the sun of tomorrow....Are we?
Or today is the last day of us in my life?
No body know when they will leave this world....

No body in this world wanna to die....
No body ready to die or prepare to die....
If we know when we will die....
We must spare our time carefully.....
We don't want to lost any second....
We will enjoy every second we have....
But this is impossible....

Some says better late then never....
But if too late we will might be lost everything....
If we make some mistake, please asking for the apologize now....
We don't know when we will leave....
If not we will regret...

If u likes somebody.....
Express your feel now...
Lets her/his know your feeling....
Whatever her/his answer is never mind....
Just show you feel....
Lets her/his know what is in deep of your heart....
If you are late....
It might fly away and you might can't catch it again....

Friends....Don't be too late.We don't know how many seconds are left to us.
Think it friends.

Kata-kata itu doa

Orang tua selalu berkata kata kata adalah doa....Kalo baik kata yang dilafazkan bermakna kita mendoakan ke arah kebaikan....Kalo buruk kata itu mungkin ia akan membinasakan.....

Lidah setajam pedang....Kata-kata adalah lebih tajam dari pedang yang mampu membunuh....Hanya dengan kata-kata sesuatu bangsa boleh berpecah belah....hanya dengan kata kata dua sahabat karib sanggung bergaduh dan membunuh.....

Dengan kata-kata jua akan menyatukan semua pihak....

Manakala sebagai ibu atau bapa....selalu la mendoakan dan berkata-kata baik terhadap anak-anak....ia bukan sahaja mampu memberi semangat kepada anak malah akan merangsang otak anak-anak kearah suatu yang baik...kata-kata ibu bapa umpama doa....

Walaupun dalam keadaan anak melakukan kesalahan, hukum dan tegur lah mereka secara berhemah agar kesalahan yang sama tidak diulang....Teguran itu biar lah dalam bentuk motivasi bukan nya kata-kata yang menyakitkan hati....

Kata-kata akan melekat di hati....Kata kata maki hamun akan menjadi tompok tompok hitam....semakin banyak maki hamun yang diterima makin hitam la hati itu....Jika kehitaman memenuhi hati, sukar lah suatu titik cahaya kebenaran menembusinya....Kehitaman ini akan menjadi kebencian, perasaan hasad dan dendam yang cukup digemari Syaitan....Hasutan syaitan dan nafsu akan menyebabkan kita akan terus tersesat dan terpesong.....

Jika kata-kata baik yang di dengari sentiasa....kata-kata itu akan merangsang minda seseorang untuk melakukan lebih byak pekara terpuji dan menjauhi kejian.....

Sahabatku.....seandainya kalian membenci seseorang itu hindarilah perasaan itu....ubahlah perasaan benci kepada kasih dan sayang....doakan kebahgiaan setiap insan bukan memaki hamun serta mendoakan kehancuran seseorang.....Kemuliaan kita kejar jangan sampai kejahatan yang mendatang...

Seandainya tulisan ini silap.....Saya memohon maaf.....

Anda Bosan

1.Copy the below content and Paste it to notepad.
2 Use replace all (Ctrl + H)
3. Put find what with : 6 and replace with : _ (under score)
4 Then click replace all




6666666666666666666 6666666666666666 6666666666666666 6666666666666666 6666666666666666 6666666666666666 666666666666
6669966666996699669 9999999669966666 9966666669966666 6996699999999669 9666699666666666 6666696666666666 666666666666
6669966666996699669 9999999669966666 9966666666996666 9966699999999669 9666699666666666 6666999666666666 666666666666
6669966666996699669 9666666669966666 9966666666699669 9666699666699669 9666699666666666 6669969966666666 666666666666
6669966966996699669 9999999669999999 9966666666669999 6666699666699669 9666699666666666 6699666996666666 666666666666
6669969996996699669 9999999669999999 9966666666666996 6666699666699669 9666699666666666 6999999999666666 666666666666
6669999699996699666 6666699669966666 9966666666666996 6666699666699669 9666699666666666 9999999999966666 666666666666
6669996669996699669 9999999669966666 9966666666666996 6666699999999669 9666699666666669 9666666666996666 666666666666
6669966666996699669 9999999669966666 9966666666666996 6666699999999669 9999999666666699 6666666666699666 666666666666
6666666666666666666 6666666666666666 6666666666666666 6666666666666666 6666666666666666 6666666666666666 666666666666
6666666666666666666 6666666666666666 6666666666666666 6666666666666666 6666666666666666 6666666666666666 666666666666
6666666666666666666 6666666666666666 6666666666666666 6666666666666666 6666666666666666 6666666666666666 666666666666
6699666669966666666 6966666666699999 9996699999999669 9666666996666666 6996666699669999 9999669966666996 666666666666
6699666669966666666 9996666666699999 9996699999999666 9966669966666666 6999666699669999 9999669966666996 666666666666
6699666669966666669 9699666666699666 6996699666699666 6996699666666666 6999966699669966 6666669966666996 666666666666
6699999999966666699 6669966666699999 9996699999999666 6699996666666666 6996996699669999 9999669966966996 666666666666
6699999999966666999 9999996666699999 9996699999999666 6669966666666666 6996699699669999 9999669969996996 666666666666
6699666669966669999 9999999666699966 6666699666666666 6669966666666666 6996669999669966 6666669999699996 666666666666
6699666669966699666 6666669966699666 6666699666666666 6669966666666666 6996666999669999 9999669996669996 666666666666
6699666669966996666 6666666996699666 6666699666666666 6669966666666666 6996666699669999 9999669966666996 666666666666
6666666666666666666 6666666666666666 6666666666666666 6666666666666666 6666666666666666 6666666666666666 666666666666
6666666666666666666 6666666666666666 6666666666666666 6666666666666666 6666666666666666 6666666666666666 666666666666
6666666666666666666 6666666666666666 6666666666666666 6666666666666666 6666666666666666 6666666666666666 666666666666
6669966666699669999 9999666666666966 6666666999999996 6666666999999966 9999999966699966 6699999999666666 666666666666
6666996666996669999 9999666666669996 6666666999999996 6666666999999996 9966669966669966 6699666699666666 666666666666
6666699669966669966 6666666666699699 6666666996666996 6666666666666996 9996669966669966 6699966699666666 666666666666
6666669999666669999 9999666666996669 9666666999999996 6666666666669966 9969669966669966 6699696699666666 666666666666
6666666996666669999 9999666669999999 9966666999999996 6666666666699666 9966969966669966 6699669699666666 666666666666
6666666996666669966 6666666699999999 9996666996996666 6666666669966666 9966699966669966 6699666999666666 666666666666
6666666996666669999 9999666996666666 6699666996699666 6666666999999996 9966669966669966 6699666699666666 666666666666
6666666996666669999 9999669966666666 6669966996666996 6666666999999996 9999999966699996 6699999999666666 666666666666
6666666666666666666 6666666666666666 6666666666666666 6666666666666666 6666666666666666 6666666666666666 666666666666








Layan je la...ikut ape dia suh biat...Bebosan sangat kan??

Sementara ade idea lain nak masuk...

Manusia

Hari ni kita dikejutkan dengan berita 4 sekeluarga mati di bunuh dengan kejam. Memang mengejutkan. Sampai ada yang di pancung kepala dan potong tangan. Kesemua mangsa di serang di rumah.

Adakah ini kerja seorang atau berkumpulan??

Kalau dulu rumah tempat paling selamat. Sekarang dalam rumah sendiri pun orang sanggup serang. Apakah semua ni?? Kekejaman makin berleluasa?? Pembunuhan tanpa erti belas kasihan??

Manakah nilai murni dan perikemanusiaan??

Masa

Adakah kita bebetol menghargai masa??

Adakah kita menggunakannya sebaik mungkin??

Lalui lah setiap detik itu dengan penuh berhemah. Pasti tiada penyesalan. Manusia yang berjaya adalah manusia yang berjaya menguruskan masa.

Semoga kita semua berjaya.

Cantik tapi Bahaya

Cantik kan safety helmet nie. Memang lawa sangat. Biasa orang pakai safety helmet jenis nie kat dalam construction's site (tapak bina).

Dan kalo diperhatikan ramai yang suke meletakkan safety helmet nie kat bahagian belakang kereta kat seat belakang tue. Ok. Memang cantik, mudah dilihat dan mudah di capai.

Tapi AWAS...Tindakan ini adalah bahaya. Sedar atau tidak. Safety helmet yang berfungsi sebagai pelindung nie boleh mendatangkan bahaya.

Kisah benar yang di cerita kan oleh salah seorang penyarah kursus SHO.

Pernah terjadi dimana seorang kekanak koma akibat terkena safety helmet. Dimana safety helmet ni asalnya diletakkan bahagian belakang seat. Kereta dipandu oleh si bapa. Ibu duduk di tempat penumpang hadapan dan anak duduk seorang di belakang.

Tanpa terduga mereka telah terlibat dalam kemalangan. Kereta hanya rosak sedikit pada bahgian depan. Kerna si bapa sempat brek emergency. Si ibu jua selamat. Kecuali si anak yang koma. Mereka semua memakai tali pinggang keledar.

Dan bila di lakukan pemeriksaan, kanak-kanak tue koma akibat terhentak oleh muncung safety helmet yang tajam pada bahagian belakang leher nya.

Rupanya, ketika membrek emergency, safety helmet itu telah terbang dan terkena pada leher si anak. Impaks nya agak kuat menyebabkan si anak itu telah koma dan mengalami pendarahan dalaman pada bahagian kepala.



Saranan aku, safety helmet ni lebih baik diletakkan dalam bonet. Agar dapat mengelakkan kemalangan yang tidak terduga. Sekian.

PSP: Semoga menjadi panduan pada semua.

Kenalan